PESANTREN SALAF DAN PONDOK MODERN
PESANTREN
SALAF DAN PONDOK MODERN
1.
PESANTREN SALAF
Pesanten Salaf adalah bentuk asli
dari lembaga pesantren. Sejak pertama kali didirikan oleh Wali Songo, format
pendidikan pesantren adalah bersistem salaf. Kata salaf berasal dari bahasa Arab
السلف. Dari akar kata
yang sama .Ada beberapa makna dari kata ‘salaf’ yang berbeda-beda. Harap
dibedakan antara pesantren salaf sebagai sebuah sistem penditikan dengan aliran
salafi wahabi.
Pengertian kata Salaf
(a) Salaf dengan bentuk jamak aslaf (أَسْلُفٌ) dan suluf (سُلُوفٌ) bermakna kulit yang belum disamak atau
samaknya tidak dianggap sah. Salaf bisa juga berarti wadah yang besar.
(b) Salif (سَلِف)
dengan bentuk jamak aslaf (أَسْلافٌ)
bermakna kulit; ipar; yang lalu; sedikit; perbandingan;
(c) Salaf (سَلَف)
dengan bentuk jamak aslaf (أَسْلافٌ),
sallaf (سُلاَّفٌ), suluf
( سُلُف ) bermakna setiap
pendahulu yakni ayah, kakek, nenek moyang dan kerabat dalam segi usia dan
keutamaan.
(d) Salaf adalah setiap amal saleh yang dilakukan di masa
lalu; atau apa yang telah lalu dari harga barang yang dijual. Dalam jual beli
atau muamalah salaf berarti hutang yang tidak ada manfaatnya pada muqradh fih
(e) Salaf soleh adalah ayah, kakek, nenek moyang yang
dihormati.
(f) Salaf kholaf adalah generasi masa kini dan masa lalu.
(g) Madzhab Salaf adalah madzhabnya kalangan ulama
terdahulu.
Kata Salaf dalam
istilah Pesantren
Kata salaf dalam pengeritan
pesantren di Indonesia dapat dipahami dalam makna literal dan sekaligus
terminologis khas Indonesia. Secara literal, kata salaf dalam istilah pesantren
adalah kuno, klasik dan tradisional sebagai kebalikan dari pondok modern,
kholaf.atau ashriyah.
Secara terminologi sosiologis, pesantren salaf adalah sebuah
pesantren yang mengajarkan ilmu-ilmu agama saja kepada para santri. Atau,
kalau ada ilmu umum, maka itu diajarkan dalam porsi yang sangat sedikit.
Umumnya, ilmu agama yang diajarkan meliputi Al-Quran, hadits, fikih, akidah,
akhlak, sejarah Islam, faraidh (ilmu waris Islam), ilmu falak, ilmu hisab, dan
lain-lain. Semua materi pelajaran yang dikaji memakai buku berbahasa Arab
yang umum disebut dengan kitab kuning, kitab gundul, kitab klasik atau kitab
turots.
Metode Belajar
Mengajar
Metode belajar mengajar di
pesantren salaf terbagi menjadi dua yaitu metode sorogan wetonan dan metode
klasikal. Metode sorogan adalah sistem belajar mengajar di mana santri membaca
kitab yang dikaji di depan ustadz atau kyai. Sedangkan sistem weton adalah kyai
membaca kitab yang dikaji sedang santri menyimak, mendengarkan dan memberi
makna pada kitab tersebut. Metode sorogan dan wethonan merupakan metode klasik
dan paling tradisional yang ada sejak pertama kali lembaga pesantren didirikan
dan masih tetap eksis dan dipakai sampai saat ini. Adapun metode klasikal
adalah metode sistem kelas yang tidak berbeda dengan sistem modern. Hanya saja
bidang studi yang diajarkan mayoritas adalah keilmuan agama.
Ciri Khas
Kultural dan Administratif
Ciri khas kultural yang terdapat dalam pesantren salaf yang
tidak terdapat dalam pondok modern antara lain:
· - Santri lebih hormat dan santun kepada kyai, guru
dan seniornya.
- Santri senior tidak melakukan tindak kekerasan
pada yuniornya. Hukuman atau sanksi yang dilakukan biasanya bersifat
non-fisikal seperti dihukum mengaji atau menyapu atau mengepel, dll.
· - Dalam keseharian memakai sarung.
· - Berafiliasi kultural ke Nahdlatul Ulama (NU)
dengan ciri khas seperti fikih bermadzhab Syafi’i, akidah tauhid
Asy’ariyah Maturidiyah, tarawih 20 rakaat plus 3 rokaat witir pada bulan
Ramadan, baca qunut pada shalat Subuh, membaca tahlil pada tiap malam Jum’at,
peringatan Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj.
· - Sistem penerimaan tanpa seleksi. Setiap santri
yang masuk langsung diterima. Sedangkan penempatan kelas sesuai dengan
kemampuan dasar ilmu agama yang dimiliki sebelumnya.
· - Biaya masuk pesantren salaf umumnya jauh lebih
murah dan itdak ada daftar ulang setiap tahunnya.
·
Infrastruktur lebih sederhana.
Ciri Khas Kualitas
Keilmuan
Santri pesantren salaf memiliki
kualitas keilmuan yang berbeda dengan santri pondok modern antara lain sebagai
berikut:
a.
Menguasai kitab kuning atau literatur klasik
Islam dalam bahasa Arab dalam berbagai disiplin ilmu agama.
b.
Menguasai ilmu gramatika bahasa Arab atau Nahwu,
Sharaf, balaghah (maany, bayan, badi’), dan mantiq secara mendalam karena
ilmu-ilmu tersebut dipelajari serius dan menempati porsi cukup besar dalam
kurikulum pesantren salaf di samping fikih madzhab Syafi’i.
c.
Dalam memahami kitab bahasa Arab santri salaf
memakai sistem makna gandul dan makna terjemahan bebas sekaligus.
DAFTAR PONPES SALAF
MURNI
Yang dimaksud ponpes salaf murni
adalah pesantren yang kurikulumnya murni mengajarkan bidang studi ilmu agama
saja baik melalui sistem madrasah diniyah maupun pengajian sorogan, wetonan dan
bandongan. Di ponpes salaf murni tidak ada pendidikan formalnya. Santri juga
tidak boleh sekolah formal di luar pesantren namun dibolehkan mengikuti program
WAJAR DIKDAS (Wajib Belajar Pendidikan Dasar) sistem Paket A (setara SD/MI),
Paket B (setara SLTP) dan Paket C (setara SLTA). Pesantren salaf murni, disebut
juga dengan salafiyah, memang bertujuan untuk mencetak ulama ahli agama. Saat
ini, pesantren salaf murni tidak banyak. Berikut beberapa di antaranya:
1.
Ponpes Sidogiri Pasuruan, Jatim
2.
Ponpes Langitan Tuban, Jatim
3.
Ponpes Lirboyo Kediri, Jatim
4.
Ponpes Ploso, Kediri
5.
PP Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jateng.
6.
PP MIS, Sarang, Rembang.
7.
PP MUS, Sarang, Rembang.
8.
Pesantren Cidahu, Pandeglang, Banten
9.
Pesantren Putri Salafiyah, Bangil, Jatim
10.
dll
DAFTAR PESANTREN
KOMBINASI SALAF DAN MODERN
Saat ini, umumnya pesantren yang
dulunya salaf murni sudah beradaptasi dan mengkombinasikannya dengan sistem
modern dalam arti ada pendidikan formal dan sistem pembelajaran bahasa Arab
atau Inggris aktif di samping pendidikan kitab kuning. Beberapa pesantren
kominasi ini ada yang berhasil tetap mempertahankan sistem salafnya yakni
kemampuan membaca kitab kuning, namun tidak sedikit yang kalah sama sistem
modernnya di mana santri hanya bisa berbicara bahasa Arab, tapi kesulitan
memahami kitab gundul. Berikut beberapa di antaranya:
1.
Pesantren Al-Khoirot Malang, Jatim
2.
Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo,
Jatim
3.
Pesantren Bata-bata Pamekasan, Madura
4.
Pesantren Salafiyah Sukorejo, Situbondo
5.
Pesantren Krapyak, Yogyakarta
6.
Pesantren Buntet, Cirebon
7.
Pesantren Purba, Sumatera Utara
8.
Pesantren Al-Khairaat, Sulawesi.
9.
dll
2.
PONDOK MODERN
Pondok modern adalah anti-tesa
dari pesantren salaf. Sistem ini dipopulerkan pertama kali oleh Pondok Modern
Darussalam Gontor Ponorogo yang kemudian diduplikasi di pesantren lain yang
memakai label modern. Pondok Modern disebut juga dengan pesantren kholaf
(modern) sebagai akronim dari salaf atau ashriyah.
Metode Belajar
Mengajar
·
Umumnya memakai ssitem klasikal.
·
Ilmu umum dan agama sama-sama dipelajari.
·
Penekanan pada bahasa asing Arab dan Inggris
percakapan.
·
Penguasaan kitab kuning kurang.
·
Sebagian memakai kurikulum sendiri seperti
Gontor. Sedangkan sebagian yang lain memakai kurikulum pemerintah.
Ciri Khas Kultural
dan Administratif
·
Lebih disiplin dan lebih agresif.
·
Mirip dengan sistem militer, santri senior
mendominasi. Kekerasan menjadi budaya dalam memberi sanksi pada santri yunior.
·
Sopan santun agak kurang setidaknya menurut
standar pesantren salaf.
·
Pendaftaran dengan sistem seleksi sehingga tidak
semua calon santri diterima.
·
Biaya masuk umumnya lebih tinggi dari pesantren
salaf.
·
Ada daftar ulang setiap tahun layaknya sistem
administrasi di sekolah.
·
Secara finansial lebih tercukupi karena biaya
relatif tinggi dibanding salaf.
Kualitas Keilmuan
a.
Pintar berbahasa Arab percakapan tapi kurang
dalam kemampuan penguasaan literatur kitab kuning karya para ulama salaf.
b.
Kemampuan membaca kitab gundul kurang.
c.
Kemampuan memahami Al-Quran dan tafsirnya
kurang.
d.
Kemampuan dan pengetahuan tentang hadis dan ilmu
hadis kurang.
e e.
Kemampuan dalam ilmu fikih dan ushul fiqih
sangat kurang.
f.
Kemampuan ilmu gramatika Bahasa Arab seperti
Nahwu, sharaf, balaghah, mantiq, kurang.
DAFTAR BEBERAPA PESANTREN MODERN
1.
Pondok pesantren Modern Islam Assalam
2.
Pondok pesantren Modern Muhammadiyah Imam Syuhodo, Sukoharjo
3.
Pondok modern Darussalam Gontor
4.
Ponpes Modern Al Iman, Randusari ,Ngadirojo
5.
Dll.
Komentar
Posting Komentar